­

Aku Bisa

April 04, 2015 / BY Retno Dwi Cahyani
Kepalan angin segar mengetuk pintu otakku Menembus ruang himpit memori yang berjubal Satu dua kata mengobrak abrik dan menyeru Tanpa lelah, tanpa letih tuk merapal Keraguan luruh, perlahan menghilang bersama peluh Terbang menjauh mengepakkan sejuta keluh Melipat goyah, meredam gundah, menghapus jengah Angan terus berlayar di samudera impian Meningggalkan bekas jejak bisik doa tuan Walau halang rintang berbaris rapi di hadapan Gegap gempita hati berkobar nian tuk kemajuan Keraguan akan terbakar hingga menjadi abu Ku...

Continue Reading