Facebook youtube Pinterest Twitter LinkedIn instagram

A Lost Nemophilist

Tentang perempuan dibalik pepohonan yang selalu rindu menyelami hutan kata-kata

Haaaiiiiiii..Assalamu'alaikum :)
Wah postingan pertama di tahun 2015 nih. Di tahun yang baru ini, tidak ada salahnya kan ya kalo kita sedikit mencoba hal hal yang baru juga hehe. Baru-baru ini saya tertarik banget sama yang namanya Doodle Art. Hal ini bermula ketika saya melihat gambar- gambar meme di akun Meme Comic Indonesia di Facebook. Beberapa orang mengirimkan gambar tulisan MCI yang sekelilingnya dikasih gambar monster kecil-kecil dengan berbagai macam ekspresi. Entah buat kompetisi atau apalah itu. Lucu lah pokoknya. Mulai dari situ saya tertarik ingin membuatnya. Setelah saya browsing kesana kemari dapatlah info, ternyata gambar-gambar seperti itu namanya Doodle Art. Saya pandangi dengan cermat satu per satu karya-karya orang diluar sana, buagus-bagus banget. Bisa jadi inspirasi nih. Saking bagusnya bisa buat kepala saya pusing hehe. Hal itu sempet buat pesimis juga, bisa nggak nih nggambarnya -__- tapi dengan semangat 45 saya membangunkan nyali saya untuk menggambar dan buktikan pada dunia bahwa saya bisaaa hahaha *muka devil. Mungkin banyak orang yang masih asing dengan seni satu ini. Dari info yang saya dapat, sebenarnya pengertian Doodle Art secara singkat itu "mencoret" . Memang benar sih, tinggal gimananya kita mengkreasikan coretan sesuai dengan imajinasi yang ada di otak kita. Disini saya mau berbagi pengalaman saya membuat Doodle Art walaupun gambarannya rada ngaco semua. Nggak rada sih, emang ngaco beneeer :D


Hahaha *gubrak liat gambarnya*

Gambar diatas pertama kali banget saya menorehkan spidol buat nggambar Doode Art. Sama sekali nggak ada niat banget. Kebetulan saya nemu kertas tergeletak di meja,  kemudian segeralah saya cari spidol dan mulai iseng aja corat-coret kertasnya. Disitu saya tulis nama kakak saya trus kebetulan juga lagi ndengerin lagu Royals nya Lorde ya saya tulis saja disitu. Tanpa rasa bersalah gaya gaya an pake watermark pula haha. Padahal gambarannya masih zonk.



Yang ini gambar kedua saat saya mencoba kembali berkreasi dengan nama saya sendiri dengan keadaan masih tetap mencorat-coret kertas bekas yang tergeletak di meja. Lucu juga ternyata kalau sudah jadi. Bisa sedikit berbangga hati juga lah ya hehe. Yang tadinya cuma liat gambar orang lain dan cuma bisa bilang 'ih lucunyaaa' sambil nunjukin muka-muka gemes gitu, sekarang bisa memandang hasil karya sendiri walaupun terbilang masih buuuuanyak kekurangannya :D 
Tapi setelah mencoba beberapa kali, akhirnya gambaran saya bisa untuk konsumsi publik juga. Soalnya sudah lumayan, agak terstruktur dengan rapi daripada gambaran sebelumnya yang bisa ngrusak mata kalo dilihatnya wkwkwk. Ada beberapa pesenan nama temen, trus ada satu ucapan ultah juga. Yaaa beginilah hasilnyaa...jeng jeeenggg. Ini nggak njiplak ato ngeprint banget loyaaa hihi







Cuma sedikit sih, tapi karena sudah lumayan keseringan coret sana coret sini dan bergaul sama pasukan monster-monster kecil tanpa kenal lelah, kini rupaku berkamuflase jadi seperti mereka karena senengnya bisa bikin ginian. Apalagi monster-monster kecil yang sukanya pakai ekspresi ketawa sampek mangap-mangap nggak jelas. Mirip banget deh.
Terus saya coba browsing lagi. Tanya-tanya sama mbah google tentang Doodle Art ini. Trus nggak lama kemudian saya nemuin gambar doodle yang warna-warni dan kayaknya lebih menarik daripada doodle lainnya yang kebanyakan cuma warna hitam putih. Wohooo saya paling seneng nih kalo soal sesi pulas-memulas gambar *skali-skali balik jadi anak tk bolehlah haha. 



  Mewarnai gambar aja aku bisa, apalagi mewarnai hidupmuuuu......*ehm kode

Ayooo..tunggu apa lagi, cuuus cari kertas sembarang plus pulpen atau sepidol. Coba kalian buat ginian deh, corat-coret sesuka kalian, nggak harus bagus dulu kok. Dengan gini kalian bisa juga mengenyahkan segala penat yang ada di kepala kalian. Seru loooooo hihihi. Tetep semangat yaaaa..salam corat coret ^^

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat Soreeeeee

Mau berbagi soal alternatif pengisi perut nih. Nggak bisa dipungkiri kalo yang namanya anak kuliahan yang tinggal di kos atau kontrakan itu harus pandai-pandai ngatur keuangannya masing-masing. Dan kalo isi dompet atau atm udah berstatus dari siaga ke awas maka harus pinter-pinter cari akal biar uang bulanan cukup sampai akhir bulan. Kalau menurut saya caranya ya jatah uang makan bisa lebih di hemat dengan masak sendiri di kosan. Buat yang hobi masak kayak saya pasti lebih milih yang beginian ketimbang beli makanan diluar yang kadang rasanya nggak cocok di lidah. Masak sendiri itu bukan hanya hemat, tapi juga cepat, praktis dan sehat pula :D Cepat dan praktisnya dilingkari aja deh, soalnya model masak orang beda-beda. Walau masakannya gak karu-karuan, tapi kalo masak sendiri tuh rasanya sudah terasa sangat indah haha.

Disini saya coba berbagi resep-resep sederhana dengan porsi kecil buat anak kos atau anak kontrakan yang pengen masak sendiri tanpa pakai bumbu yang ribet versi saya haha *ckck lagaknya kaya chef profesional aja. Resep asal andalan yang rasanya menurutku sudah kayak makan di surga, enak plus mengenyangkan. Tapi tenang, nggak bakal ngracunin kok wkwkwk. Masak tuh sebenernya gampang, cuman langsung cemplung-cemplungin aja bahannya. Yang susah itu mempadukan rasanya biar pas kayak gimana hehe..soalnya kalo rasa kan selera masing masing :p Sebenernya masih banyak resep yang mau saya bagi, tapi ini masih saya post beberapa. Lain waktu disambung lagi deh, semoga bermanfaat :)))

  
Nasi Goreng Ati Ampela

Bahan :  
- Nasi putih
- Ati Ampela (rebus, iris kecil-kecil)
- Telur (kocok, goreng orak-arik)
- Bakso (iris kecil-kecil)

Bumbu :
- 2 Bawang putih
- 2 Bawang merah
- 1 Cabe merah
- 3 Cabe rawit
- Garam 
- Kecap manis 
- Saos tomat
- Minyak goreng

Cara membuat :
1. Haluskan bawang putih, bawang merah, cabe merah, cabe rawit, dan garam secukupnya jadi satu.
2. Panaskan minyak goreng diatas wajan, masukkan bumbu yang telah dihaluskan dan aduk hingga harum.
3. Masukkan ati ampela, bakso, dan telur orak-arik secara berurutan, aduk rata.
4. Masukkan nasi putih, tambahkan kecap manis dan saos tomat secukupnya. Aduk rata dan jangan lupa cicipi.
5. Angkat, sajikan. Bisa ditaburi bawang merah goreng diatasnya agar lebih sedep :)

(Untuk resep yang ini, nggak pakek ati ampela juga tetep enak. Sesuai selera ya )




Oseng Kangkung Saus Tiram

Bahan :
- Kangkung (cuci bersih, potong tangkainya)
- Wortel (iris memanjang)
- Telur puyuh (rebus, kupas)
- Ayam (goreng, suwir)

Bumbu :
- 2 Bawang putih (iris tipis)
- 2 Bawang merah (iris tipis)
- 1 Cabe merah
- 3 Cabe rawit
- Garam
- Gula pasir 
- Merica bubuk
- Saus Tiram 
- Kecap manis
- Minyak goreng

 Cara membuat :
1. Panaskan minyak goreng diatas wajan, tumis bawang putih, bawang merah, cabe merah dan cabe rawit, aduk hingga harum.
2. Masukkan wortel dahulu. Oseng hingga wortel tidak lagi keras. Tambahkan sedikit air agar tidak lengket.
3. Kemudian masukkan suwiran ayam dan telur puyuh, aduk rata. 
4. Tambahkan garam, gula, kecap, saus tiram secukupnya dan sedikit mrica bubuk, aduk rata.
5. Masukkan kangkung, aduk dan jangan lupa cicipi.
6. Angkat, sajikan selagi hangat. Bisa ditaburi bawang merah goreng diatasnya agar lebih sedep :)

(Untuk resep yang ini, ayam dan telur puyuh bisa diganti dengan tahu atau tempe yang diiris kecil-kecil, digoreng, kemudian baru dicampur ke dalam tumisan. Nggak pakek saus tiram juga enak kok. Sesuai selera ya )



Sambal Goreng Kentang

Bahan :
- Kentang (potong dadu, goreng)

Bumbu :
- 2 Bawang putih (iris tipis)
- 2 Bawang merah (iris tipis)
- 1 Cabe merah
- 3 Cabe rawit
- Kunir (kalau ada, sedikit saja)
- Gula Jawa (secukupnya)
- Garam
- Minyak goreng

 Cara membuat :
1. Haluskan bawang putih, bawang merah, cabe merah, cabe rawit, kunir, gula jawa dan garam secukupnya jadi satu.
2. Panaskan minyak goreng diatas wajan, masukkan bumbu yang telah dihaluskan dan aduk hingga harum.
3. Tambahkan air sedikit saja cuma biar tidak lengket. 
4. Masukkan kentang yang telah digoreng, aduk dan jangan lupa cicipi.
5. Angkat, sajikan selagi hangat. Bisa ditaburi bawang merah goreng diatasnya agar lebih sedep :)



Capcay

Bahan :
- Sawi (cuci bersih, potong tangkainya)
- Wortel (iris)
- Kubis (potong ukuran sedang)
- Bakso (iris)
- Telur (kocok, goreng orak-arik)

Bumbu :
- 3 Bawang putih (geprek)
- Garam
- Gula pasir 
- Merica bubuk 
- Kecap manis
- Saos tomat
- Minyak goreng

 Cara membuat :
1. Panaskan minyak goreng diatas wajan, tumis bawang putih yang telah digeprek.
2. Masukkan wortel dahulu. Oseng hingga wortel tidak lagi keras. 
3. Masukkan bakso, dan telur orak-arik secara berurutan, aduk rata. Kemudian tambahkan air secukupnya.
4. Tambahkan garam, gula, kecap, saos tomat secukupnya dan sedikit mrica bubuk, aduk rata.
5. Masukkan kubis dan sawi secara berurutan, aduk dan jangan lupa cicipi.
6. Angkat, sajikan selagi hangat. Bisa ditaburi bawang merah goreng diatasnya agar lebih sedep :)



Semur Tahu dan Telur


Bahan :  
- Tahu (iris, goreng)
- Telur (rebus, kupas)

Bumbu :
- 2 Bawang putih
- 2 Bawang merah
- Garam
- Gula pasir
- Kemiri
- Merica bubuk 
- Kecap manis 
- Minyak goreng

Cara membuat :
1. Haluskan bawang putih, bawang merah, garam, dan kemiri secukupnya jadi satu.
2. Panaskan minyak goreng diatas wajan, masukkan bumbu yang telah dihaluskan dan tumis hingga harum.
3. Bila tumisan bumbu sudah berwarna kecoklatan, tambahkan air secukupnya.
4. Masukkan tahu dan telur secara berurutan, aduk rata.
5. Tambahkan kecap manis, gula pasir dan merica bubuk secukupnya. Aduk rata, tunggu biar bumbu meresap dan jangan lupa cicipi.
6. Angkat, sajikan. Bisa ditaburi bawang merah goreng diatasnya agar lebih sedep :)

(Untuk resep yang ini, isinya diganti kentang (digoreng dulu) sama tahu atau kentang sama telur juga bisa. Sesuai selera ya )



Sayur Sop

Bahan :
- Wortel (iris)
- Kentang (iris)
- Buncis (iris)
- Brokoli (cuci bersih, potong)
- Kubis (potong ukuran sedang)
- Sosis (iris kecil-kecil)

Bumbu :
- 2 Bawang putih 
- 2 Bawang merah 
- Garam
- Gula pasir 
- Merica bubuk 
- Minyak goreng

Cara membuat :
1. Haluskan bawang putih, bawang merah, garam secukupnya jadi satu.
2. Panaskan minyak goreng diatas wajan, masukkan bumbu yang telah dihaluskan dan aduk hingga harum.
3. Panaskan panci yang berisi air disebelah wajan.
4. Jika air di dalam panci telah mendidih, masukkan tumisan bumbu ke dalam air. Aduk.
5 Masukkan wortel, kentang dan buncis secara berurutan, aduk rata.
6. Tambahkan garam, gula pasir dan merica bubuk secukupnya. 
7. Jika wortel dan kentang sudah tidak keras, masukkan brokoli, kubis dan sosis secara berurutan. Aduk rata dan jangan lupa cicipi.
7. Angkat, sajikan. Bisa ditaburi bawang merah goreng diatasnya agar lebih sedep :)

(Untuk resep yang ini, bisa ditambah bakso atau ayam (rebus). Sesuai selera ya )

Makasiiiihhh :)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Seni. Baru-baru ini ayah baru nyadar kalo anaknya yang satu ini demen banget sama yang namanya seni. Mulai dari seni rupa, seni tari, seni musik, sampe seni kerajinan tangan. Saya sukaaaak banget. Gara-gara mainan kertas di gulung-gulung ini, ayah baru bilang kalo saya tu punya jiwa seni hahaha mungkin beliau kebetulan pas lagi suka mainan buatanku ini. Yup, QUILLING PAPER. Itu namanya. Ini juga masih nyoba-nyoba kok. Masih amatiran bangeet. Baru nemuin mainan ini sekitar sebulan yang lalu. Awalnya sih liat-liat di inet kayaknya gampang gitu buatnya. Saya pikir cuma kertas digulung-gulung trus di tempel gitu, ee ternyata ribet juga. Butuh kreatifitas yang tinggi untuk mengkolaborasikan gulungan-gulungan kertas itu biar tampak layak untuk di pajang hehe. Mau coba bikin karya lebih banyak, ntar deh kalo waktu udah longgar :'>


Percobaan pertama mayan deh :D




 Percobaan kedua boleh juga nih :D




Percobaan ketiga woow amazing!! hahaha


MENCOBA TAK PERNAH SALAH, YANG SALAH TAK PERNAH MENCOBA :)))
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Categories

  • Anything
  • Cerpen
  • Dream
  • Family
  • Fiksi
  • Film
  • Food
  • Friends
  • Hobi
  • Islami
  • Lirik Lagu
  • Love Story
  • Motivasi
  • Puisi
  • Resep
  • Seni
  • Tips
  • Wish

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2023 (1)
    • ▼  Juni (1)
      • Mengenang Lahirnya Anugerah
  • ►  2020 (4)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (7)
    • ►  April (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2017 (12)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2016 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2015 (3)
    • ►  September (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2014 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2013 (35)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)

About Me

Retno Dwi Cahyani
Lihat profil lengkapku

Viewers

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates