Facebook youtube Pinterest Twitter LinkedIn instagram

A Lost Nemophilist

Tentang perempuan dibalik pepohonan yang selalu rindu menyelami hutan kata-kata

Hahaha..hidup ohhhhh hidup
Setelah sebelumnya aku berbicara seakan-akan hidupku kelam sekali, hari ini akan kutuangkan segala keraguan di hati pada lembaran putih semu ini. Aku pikir di dunia ini aku hanyalah seseorang yang selalu berbalut kesendirian dan tak memiliki arti dimata satu pun orang. Tapi ternyata banyak mata yang tertuju padaku, banyak telinga yang siap sedia mendengarkan jerit hatiku, banyak hati yang mampu mengerti dan memahami aku, serta banyak cinta yang senantiasa mengelilingi hidupku. 

Kalian memang yang terbaik diantara yang terbaik. Setelah keberadaan kedua orang tua dan kakak perempuanku, bagiku kalian adalah salah satu sumber kebahagiaan di dalam hidupku. Meskipun sebelumnya aku telah salah menilai kalian.

Anti mainstream. Atas keterlambatan sebuah ucapan, kalian berkilah seperti itu. Hahaha kalian memang berhasil mengangkat kedua alis ini dan membuat wajah ini sumringah kembali. Setelah dua kali mendapatkan sesuatu yang indah, alhasil aku terkejut. Walau tak semeriah dan seramai perayaan orang-orang di luar sana, aku tetap bersyukur atas kedamaian hidup yang kurasakan saat itu. Kita berkumpul bersama, tertawa bersama, dan berbagi bersama. Entah berbagi pengisi perut ataupun berbagi kebahagiaan bersama. Semoga ini menjadi kenangan indah yang akan menghapus puing-puing kenangan buruk yang telah aku coba hancurkan sebelumnya.

Terima kasih kalian telah menjadi pengisi ruang hati yang sempat renggang ini. Terima kasih kalian telah menata kembali carut marut pikiran yang telah lama menggentayangi. Untuk seterusnya kan ku coba menyusun ulang kembali pikiran serta hatiku yang selalu merasa kosong. Padahal nyatanya banyak orang yang telah mengulurkan tangannya untuk menyeka segala kepedihanku. Terima kasih atas doa-doa keberhasilan yang kalian hantarkan, semoga kan terus mengalir keseluruh ruang hidup ini dan akan kembali bermuara kedalam hidup kita masing masing yang berupa kesuksesan yang akan kita dapatkan kelak. Barakallah. Aamiin Ya Rabb





MUAKASIH BANGET YA TEMEN-TEMEN :*
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Tet terett teteeettt.... Happy Birthday reeett!!! :))
Welcome 19!!! Harus seneng atau sedih nih? Bingung soalnya umur bertambah atau malah berkurang -.-
ohh..jadi rasanya gini menyentuh angka 19 dalam hidup. Ketika usia akan mendekati kepala 2. Seakan-akan ini menjadi usia terakhir saat menjajaki masa muda hahaha. Yang biasanya jika udah nyentuh angka 20 an ke atas dianggapnya udah dewasa, udah tua gitu wkwkk. Tapi ini jiwanya masih muda banget kok :D
Aku suka angka 19. Di dalam Islam banyak keajaiban-keajaiban yang melekat pada angka ini. Bisa dibaca disini , disini atau dimana saja bisa kalian temukan. Saya sih cuma bisa berdoa ajalah di usia ini semoga bisa muncul keajaiban-keajaiban dalam hidup saya, seperti dapet pacar mungkin :D
Soalnya kesel juga tiap kali di kampus di ejekin jomblo mulu padahal kan baru jomblo hampir dua tahun (helloo baru jomblo bampir 2 tahun??? udah ngejamur kalee -.-) udah tau umur gak muda lagi, masih tetep betah aja menjalani hubungan sama yang namanya 'lajang' -____-
Apa sih yang salah dengan predikat itu? Trus kalo kita-kita yang sekarang lagi megang predikat itu soo whaaat??? Ga dosa kaaann??? Yakin aja kalo suatu saat Tuhan pasti akan mempertemukan dengan yang terbaik :) Dan doa yg lainnya semoga dapet keajaiban bisa lancar ngejar cita-cita jadi entrepreneur yang sukses nantinya. Aamiinnnn :3

Ucapan terima kasih tetap terlimpahkan kepada Allah SWT yang telah memberi saya usia sepanjang ini, bersyukur atas segala nikmat dan kasih sayang-Nya terhadap saya dan keluarga saya :) Terima kasih ayah, ibuk, mbak yang udah ngasih semangat dan motivasi dalam hidup ini buat jadi yang lebih baik dari kemarin. Terima kasih banyak buat sahabat-sahabat dan temen-temen yang udah ngasi doa dan harapannya buat saya kedepannya. Semoga Allah SWT melindungi kalian semua dan dijabah segala doa-doanya. Terima kasih buat sahabat-sahabat kesayangan yang udah ngasi surprise buat saya sama Putri. Walaupun ulang tahun saya udah lewat dua hari dari hari ulang tahun Putri (tgl 6 des kemaren), tapi kalian tetep ngasi surprise dan doanya buat saya juga hihihi XD

Pokoknya saya akan jalani hidup kedepannya lebih baik lagi deh, janji nggak akan main-main lagi. Belajar yang rajin, biar lancar kuliahnya. Jadi anak yang baik, berbakti sama orang tua, bisa ngebanggain orang tua, nggak nyusahin orang tua lagi huhuhu :') Semoga tambah dewasa, bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah. Sholatnya dikencengin, puasa Senin Kamisnya di rutinin, ngajinya di gas polin.
Intinya i'll do da best fo ma laif deh ya :D tengkyu semuwanyah :*


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Didalam potret kehidupan yang pernah kucari, ada kalian yang pernah singgah di hati diantara berjuta manusia di dunia ini. Mengisi relung hati dan menggerogoti memori hingga terisikan dengan puing-puing kenangan yang takkan pernah padam. Ini rindu. Yang semakin memaksaku  ingin mencabik jala-jala penghalang untuk sebuah tatap muka. Ingin ku meronta, tapi ku hanya bisa diam membisu di balik sekat diantara kita. Ingin ku masuk kedalam samudera yang paling dalam, hingga ku teriak dan tak lagi terdengar. 

Masihkah kalian ingat? Pertemuan sekejap yang mampu merubah segalanya. Berbeda dari keadaan sebelumya. Kita pernah duduk bersama, berjalan bersama, berlari bersama, bahkan membulirkan peluh  bersama seiring berjalannya masa-masa itu. Aku hanya ingin Tuhan mempertajam memoriku otakku, hingga kalian masih tetap singgah dalam anganku dan tak terkikis oleh dentingan waktu yang kian terpacu.

Berbagi rasa suka dan duka bersama itu rasanya sungguh nyaman. Tidakkah kalian ketahui? Setetes air mata pernah terjatuh dan mengalir untuk mengartikan sebuah kebersamaan. Karena kalian benar-benar nyata. Bukanlah sebuah bayangan yang hadir hanya untuk dihiraukan. Bukanlah ilalang yang tidak diinginkan keberadaannya karna hanya akan mengganggu pandangan. Bersama kalian, dunia terasa begitu hangat. Bagaikan mentari pagi di hari yang cerah. Bersama kalian, dunia terasa begitu menyegarkan. Bagaikan embun pagi di pucuk dedaunan.

Mungkin ada kalanya ego membuat kita tak sejalan. Membuat pertentangan kecil yang tiada berarti. Tapi disisi lain, kita belajar untuk mengerti dan pahami, bahwa menyelaraskan jalan pemikiran orang yang berbeda memang tak mudah. Jalan pintas pun belum mampu menemukan jalan keluar sebenarnya. Mau tidak mau kita pun ikut terseret dalam arus penyesalan jika kita masih merasa yang paling benar dan tak jua muncul kelunakan hati.

Ku hanya bisa berteman dengan bias khayal, ku hanya bisa bercinta dengan untaian kata, ku hanya bisa mengalunkan jemari dalam rangkaian kalimat, dan hanya bisa mencurahkan segalanya di dalam segenap bait yang aku torehkan hingga terajut sebuah paragraf yang terjalin menjadi sebuah sajak. Hanya untuk mengetahui sesuatu. "Sedang apa kalian disana??" Dan aku hanya bisa mendendam rindu.



 


Kita kuat, meskipun kutahu hati kita rapuh di awal. Keyakinan takkan menjatuhkan. Dia hanya akan mendorong kita untuk terus maju kedepan, sampai akhir nanti. Mencapai segala tujuan awal kita yang mungkin akan berseberangan. Biarlah kali ini waktu yang memegang kendali, hingga akhirnya kan menyatukan langkah kita kembali suatu saat nanti - rdc :') We must endure and keep strong, and know that this life must go on. Missyooouuuuu guys
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Categories

  • Anything
  • Cerpen
  • Dream
  • Family
  • Fiksi
  • Film
  • Food
  • Friends
  • Hobi
  • Islami
  • Lirik Lagu
  • Love Story
  • Motivasi
  • Puisi
  • Resep
  • Seni
  • Tips
  • Wish

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2023 (1)
    • ▼  Juni (1)
      • Mengenang Lahirnya Anugerah
  • ►  2020 (4)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (7)
    • ►  April (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2017 (12)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2016 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2015 (3)
    • ►  September (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2014 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2013 (35)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (5)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)

About Me

Retno Dwi Cahyani
Lihat profil lengkapku

Viewers

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates