­

Sepatu Perak

September 06, 2016 / BY Retno Dwi Cahyani
Kepada rintihan bebatuan padas yang disangka karang Kepada sembab luka puluhan kelomang yang tak kunjung ramah Kepada jari-jari di padang lamun yang mulai dingin Alam pun mulai bergegas Berkemas memulangkan dahaga yang mulai gelisah Mencuri setiap kelembutan awan Cirrus Membumi dengan ombak kidal di Pantai Lakey Paling dasar, tapi sekali lagi ia bermata perak Rupa-rupa tak bernyawa namun sarat akan makna Melindungi jejak-jejak sajak buaian dorongan bisu yang paling abadi ...

Continue Reading