Ketulusan Itu..

by - Juni 11, 2017


       Setiap kali pada cinta yang menjalar di setiap sudut kota aku berujar padanya, "ketulusan itu seperti tanah lapang dengan penuh hijau rerumputan yang bergoyang". Benar-benar tiada beban dan menyegarkan. Lihat cinta-cinta yang tamak itu! Lari kocar kacir tak karuan mengejar balasan. Tak beraturan seperti rambut anak-anak muda yang belum disisir. Ada tubuh kekar yang ingin seperti bayi-bayi dalam gendongan, sampai ada lengan yang ingin menjangkau pucuk gedung yang mencakar langit tapi tak sampai. Akhirnya tergulung jatuh, hancur lebur seperti batuan kerikil yang pecah dipijak roda-roda kendaraan di tengah jalanan. Lalu mereka menepuk-nepuk punggung  hingga memejamkan mata.

       Ketika kau bertanya padaku tentang cinta, jendela-jendela rumah akan lebih luas dari biasanya. Pepohonan akan lebih rimbun dari hari-hari kemarin. Kemudian jutaan cinta yang meneduhkan terbang bebas dari dalam rumah. Bebas menukik dan bebas merayap hingga menyusup perut bumi. Lagi-lagi ketulusan akan seperti parfum-parfum mahal yang berjejer di etalase mall. Aromanya semerbak hingga petualang yang hilang menemukan jalannya untuk pulang dengan sendirinya. Dan kini cintaku berubah menjadi angin badai. Berputar pada kolong hati makhluk-makhluk semesta yang belakangan ini mengawasi seseorang yang mendekam dibawah awan-awan hitam yang kelam.






Image result for savana
Image Source: Google

You May Also Like

0 komentar