~ Risau ~

by - Desember 22, 2012

Adakah angin yang akan meniup kegelisahan ini pergi
Rasa ini absurd, rasa ini tak beradab
Rinduku telah berakar
Menancap di sela-sela bebatuan dalam perut bumi
Hingga gejolak rasa ini meluap 
Melelehkan lahar kerisauan

Ku akan tetap menanti 
Hingga kabut pagi berganti warna nila

Bayangan tak ketara selalu membuntutiku

Mencuat dari dalam imaji ini

Kau yang slalu ku nanti

Bisakah kau terjaga dalam anganku saja??
Jangan kau tunjukkan siluet mu 
Atau aku harus terus ingin tau keberadaanmu
Yang hingga sekarang tetap pada pendiriannya
Untuk terus tersingkap dalam bayang bayang semu



You May Also Like

0 komentar